MY LIFE VISION STATEMENT

I want life in this planet works in harmony.
It means that every relation in this planet:
relation between people and people, between people and nature works based on
the principle of sustainability, mutual benefit and equality.

People lives healthy and happily.
We respect and value equally every kind of work:
domestic and public, formal and informal or physical and intellectual.

We only do things that improve the real quality of life in this planet.

Senin, 16 Agustus 2010

Terima Kasih, Pak Tukang Reparasi Payung!

Sedia payung sebelum hujan. Itu pepatah lama yang sekarang harus dimodifikasi penerapannya sekarang ini. Mengapa? Tahun-tahun belakangan ini musim-musim agak sulit diperkirakan. Musim hujan tidak selalu berawal pada bulan September dan berakhir pada bulan Februari. Musim panas tidak selalu berawal pada bulan Maret dan berakhir pada bulan Agustus. Tahun ini, hujan lebat terjadi di sepanjang bulan Juni dan sebagian bulan Juli. Hujan pun turun di bulan Agustus. Jadi kalau dulu, kita cukup membawa payung selama 6 bulan, sekarang untuk amannya kita perlu membawa payung sepanjang tahun!

Wah, saya cukup kesulitan beberapa waktu yang lalu karena payung-payung saya banyak yang rusak. Sekarang ini payung-payung bagus agak sulit didapat. Banyak payung yang dijual zaman sekarang ini cepat sekali rusak. Murah, sih. Tetapi berapa bulan sudah tidak bisa dipakai lagi.

Untunglah hari Minggu lalu di depan rumah lewat tukang reparasi payung. Wah, langsung saya perbaiki payung-payung saya yang pada rusak. Alhasil sekarang kami punya 10 payung di rumah. Cukuplah untuk stok payung selama beberapa tahun.

Memperbaiki payung tidak mahal. Rata-rata Rp. 3000,- per payung tergantung pada tingkat kerusakannya. Saya senang sekali. Berkat tukang reparasi payung, saya tidak perlu beli payung baru. Saya tidak perlu membuang payung lama saya. Saya senang payung lama saya tidak menjadi sampah yang memenuhi TPA. Saya senang uang dari perbaikan payung ini bisa menghidupi tukang reparasi payung dan keluarganya.

Ah, sayang .... Saya lupa bertanya siapa namanya. Mudah-mudahan lain waktu kita bisa bertemu lagi. Dan kalau lain kali payung saya rusak lagi, saya bisa perbaikinya.
Terima kasih, Pak Tukang Reparasi Payung!

1 komentar: